Tahun baru, skill baru! 🚀. Masukkan kupon "skill2025" untuk diskon 30% di kelas apa saja
Skodev
Belajar coding dalam bahasa Indonesia
Daftar Isi:
Dalam pembuatan dan pengembangan suatu kode JavaScript, terkadang kita perlu melakukan proses debugging atau melihat bagaimana alur kerja kode yang sudah kita buat. Salah satu cara yang paling sering digunakan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan menggunakan console.log()
. Yuk kita pelajari bagaimana cara menggunakannya.
Fungsi console.log()
merupakan salah satu metode bawaan dari JavaScript yang digunakan untuk mencetak informasi di konsol, biasanya dalam tool developer browser. Biasanya metode ini digunakan saat kamu ingin mencetak nilai dari suatu variabel atau ingin melihat hasil dari fungsi yang kamu buat.
Berikut ini contoh penggunaan dasar dari console.log()
:
var nama = "Budi";
console.log(nama);
Pada kode di atas, console.log()
akan mencetak nilai dari variabel nama yaitu “Budi” ke konsol.
Bukan hanya satu, kamu bisa mencetak informasi lebih dari satu dalam satu kali pemanggilan console.log()
. Caranya cukup sederhana, tinggal pisahkan setiap informasi yang ingin kamu cetak dengan koma.
Contohnya seperti ini:
var nama = "Budi";
var umur = 30;
console.log(nama, umur);
Maka di konsol akan tercetak “Budi 30”.
Sangat umum bagi para developer untuk menggunakan console.log()
dalam proses debugging. Kamu bisa dengan mudah melihat nilai dari variabel atau hasil return dari suatu fungsi dengan mencetaknya di konsol.
Misalnya:
function jumlah(a, b){
return a + b;
}
console.log(jumlah(5, 3));
Pada kode di atas, console.log()
akan mencetak hasil penjumlahan dari 5 dan 3, yaitu 8.
Secara keseluruhan, console.log()
merupakan metode yang sangat penting dan sering digunakan dalam proses pembuatan aplikasi JavaScript. Selamat mencoba!
Link terkait: