Tahun baru, skill baru! 🚀. Masukkan kupon "skill2025" untuk diskon 30% di kelas apa saja
Skodev
Belajar coding dalam bahasa Indonesia
Daftar Isi:
Javascript adalah bahasa pemrograman yang sangat penting dalam pengembangan web. Salah satu cara mengimplementasikannya adalah dengan menggunakan metode inline. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menerapkan cara tersebut.
Metode Inline merujuk pada penulisan kode javascript langsung dalam tag HTML. Ini biasanya dilakukan di dalam tag seperti <button>
, <a>
, atau tag lain yang biasanya memicu suatu aksi ketika di-klik oleh pengguna.
Berikut ini contohnya:
<button onclick="alert('Halo!')">Klik saya!</button>
Ketika tombol tersebut diklik, alert dengan pesan “Halo!” akan muncul.
Implementasi inline javascript memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya adalah penerapannya yang mudah dan sederhana. Kamu tidak memerlukan file eksternal dan melibatkan proses yang kompleks dalam penggunaannya.
Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Salah satu kekurangannya adalah sulitnya dalam melakukan maintainance. Karena kode javascript diletakkan di berbagai tempat dalam dokumen HTML, maka akan sulit mencari dan melakukan perbaikan jika terjadi error.
Meskipun menggunakan inline javascript bisa memberikan kemudahan, penting untuk melakukan beberapa hal berikut agar penggunaan inline javascript lebih optimal.
Jangan gunakan inline javascript untuk kode yang kompleks atau memiliki banyak baris kode. Gunakanlah untuk kode sederhana dan singkat saja.
Sebisa mungkin, pisahkan javascript dari HTML. Meskipun dalam beberapa kasus penggunaan inline javascript bisa membantu, akan tetapi memisahkan javascript dari HTML adalah praktik terbaik dalam pengembangan web.
Sekian penjelasan mengenai cara penerapan javascript dengan inline javascript. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam belajar dan mengembangkan kemampuan yang kamu miliki dalam penggunaan javascript.
Link terkait: