DISKON TERBATAS! Masukkan kupon "skillbaru" saat checkout di kelas apa saja

Logo Koala Skodev mengetik

Skodev

Belajar coding dalam bahasa Indonesia

APA ITU
Hosting
Pengertian dan Informasi

Hosting adalah ruang penyimpanan di internet untuk situs web atau program aplikasi agar dapat diakses oleh pengunjung dari seluruh dunia.

Daftar Isi:

Apa itu hosting ?
Kenapa hosting itu penting ?
Bagaimana cara kerja hosting
Berapa harga hosting ?
Apa penyedia layanan hosting t...
Apa saja faktor memilih layana...
Apa saja jenis hosting
Kelebihan dan kekurangan jenis...
Apa perbedaan antara hosting d...
Apa itu nama domain ?
Tips memilih provider Hosting

Setelah membuat aplikasi (situs atau program) di komputermu, muncul pertanyaan “bagaimana orang lain bisa melihat atau menggunakannya?”

apa itu hosting

Apa itu hosting ?

Hosting adalah tempat di internet untuk menyimpan file dan data dari sebuah situs web atau aplikasi sehingga dapat diakses oleh pengunjung dari seluruh dunia. Ini seperti menyewa sebuah rumah di internet untuk menampung situs web Kamu.

Hosting memungkinkan situs web Kamu untuk tetap aktif dan tersedia secara online 24/7, sehingga pengunjung dapat mengaksesnya kapan saja. Sebuah hosting yang baik akan memberikan kecepatan akses yang cepat, keamanan yang baik, dan dukungan teknis yang Kamul untuk membantu menjaga situs web Kamu tetap berjalan dengan lancar.

Kenapa hosting itu penting ?

Dengan hosting, situs atau program yang kamu buat jadi bisa diakses oleh orang lain dari mana dan kapan saja. Baik lewat IP Address atau nama domainnya langsung.

Sebaliknya, tanpa hosting berarti program yang kamu buat hanya bisa diakses oleh kamu sendiri, karena ia ada di komputer kamu.

Bayangkan harus mengirimkan program yang kamu buat ke setiap orang yang ingin mencobanya. Atau memperlihatkan situs dengan copy paste file HTML ke komputer setiap klien atau orang yang ingin lihat. Tentu sangat repot.

Itulah fungsi hosting.

cover untuk apa itu hosting

Bagaimana cara kerja hosting

Berikut gambaran kasar, bagaimana langkah kerja hosting,

  • Sebuah situs web dibuat dan diunggah ke server penyedia hosting.
  • Ketika pengunjung mencoba mengakses situs web, browser mereka akan meminta informasi dari server hosting.
  • Server hosting akan mengambil informasi dari file yang disimpan di server dan mengirimkannya ke browser pengunjung.
  • Setelah itu, browser akan menggunakan informasi yang diterima untuk menampilkan situs web pada layar pengguna.

Berapa harga hosting ?

Harga hosting sangatlah bervariasi, tergantung dari penyedia layanan hosting yang kamu pilih.

Murah atau mahal biasanya ditentukan oleh kapasitas penyimpanan, kecepatan akses, dan dukungan teknis yang diberikan.

Apa penyedia layanan hosting terbaik ?

Tidak ada satu penyedia layanan hosting yang terbaik untuk semua program. Setiap program memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Apa saja faktor memilih layanan hosting ?

Ada pun faktor secara umum yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih penyedia layanan hosting, seperti:

  • Kapasitas penyimpanan yang sesuai dengan kebutuhan program Anda.
  • Kecepatan akses dan ketersediaan (uptime) yang baik.
  • Skalabilitas dan fleksibilitas layanan hosting yang dapat disesuaikan dengan perkembangan program Anda di masa depan.
  • Keamanan dan privasi data yang dijamin.
  • Dukungan teknis yang baik dan responsif dalam menangani masalah teknis atau pertanyaan yang Anda miliki.
  • Harga yang terjangkau dan sesuai dengan fitur dan kualitas layanan yang diberikan.
  • Reputasi penyedia layanan hosting yang baik dan dapat diandalkan dari sisi kualitas, keamanan, dan pelayanan.

Apa saja jenis hosting

Ada banyak jenis layanan hosting. Untuk sebuah situs sederhana biasanya cukup menggunakan layanan shared hosting. Semantara untuk aplikasi yang kompleks atau traffic yang tinggi, membutuhkan layanan VPS atau dedicated hosting.

Berikut perbedaan antara shared hosting, VPS, dan dedicated hosting.

Apa itu Shared Hosting ?

Shared Hosting adalah Hosting di mana satu server digunakan untuk beberapa situs web. Biayanya terjangkau dan cocok untuk situs web kecil dengan volume trafik yang rendah hingga sedang.

Apa itu VPS (Virtual Private Server) ?

VPS (Virtual Private Server) Hosting adalah Hosting yang memungkinkan satu server dipecah menjadi beberapa server virtual, masing-masing dengan sumber daya yang ditentukan. Cocok untuk situs web dengan volume trafik yang sedang hingga besar.

Apa itu Dedicated Hosting ?

Dedicated Hosting adalah Hosting di mana satu server digunakan untuk satu situs web saja. Sumber daya server sepenuhnya diperuntukkan bagi situs web tersebut. Cocok untuk situs web dengan volume trafik yang besar dan membutuhkan sumber daya server yang stabil dan konsisten

Kelebihan dan kekurangan jenis Hosting

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah layanan hosting di mana banyak situs web berbagi satu server.

Keunggulan:

  • Harga yang Lebih Rendah: Sebagai hasil dari banyak situs yang berbagi sumber daya, biaya shared hosting cenderung lebih rendah dibandingkan dengan jenis hosting lainnya.
  • Mudah Digunakan: Shared hosting biasanya dilengkapi dengan panel kontrol yang user-friendly, sehingga mudah untuk meng-upload situs Anda, membuat alamat email, dan menambahkan database.
  • Manajemen Teknis: Server diurus oleh penyedia layanan hosting, jadi Anda tidak perlu khawatir tentang pemeliharaan dan pembaruan teknis.

Kelemahan:

  • Kurangnya Sumber Daya: Anda berbagi sumber daya dengan situs lain, sehingga jika situs lain mendapatkan lonjakan lalu lintas atau menggunakan banyak sumber daya, situs Anda mungkin mengalami penurunan kinerja.
  • Kurang Fleksibel: Anda mungkin dibatasi dalam hal jenis aplikasi atau perangkat lunak yang dapat Anda jalankan di situs Anda.
  • Keamanan: Ada risiko lebih tinggi dari serangan seperti cross-site scripting atau serangan DDoS karena berbagi server dengan situs lain.

2. Virtual Private Server (VPS) Hosting

VPS hosting adalah jenis hosting di mana setiap pengguna mendapatkan alokasi server virtual pribadi mereka tetapi masih berada dalam satu server fisik dengan pengguna lain.

Keunggulan:

  • Sumber Daya yang Dijamin: Setiap VPS memiliki alokasi sumber daya sendiri, yang berarti situs Anda tidak akan terpengaruh oleh situs lain di server yang sama.
  • Fleksibilitas: Anda memiliki kontrol lebih besar atas sistem operasi, perangkat lunak, dan aplikasi yang Anda jalankan.
  • Skalabilitas: Anda dapat dengan mudah menambah atau mengurangi sumber daya sesuai kebutuhan.

Kelemahan:

  • Memerlukan Pengetahuan Teknis: Untuk memanfaatkan VPS sepenuhnya, Anda mungkin perlu memiliki pengetahuan tentang administrasi server.
  • Harga: VPS biasanya lebih mahal dibandingkan dengan shared hosting, meski masih lebih murah dibandingkan dengan dedicated hosting.
  • Potensi Isu Kinerja: Meski jarang, namun ada potensi untuk mengalami isu kinerja jika penyedia layanan over-sell kapasitas server mereka.

3. Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah jenis hosting di mana Anda memiliki server fisik sepenuhnya untuk diri Anda sendiri.

Keunggulan:

  • Performa dan Keamanan Maksimum: Anda tidak berbagi sumber daya dengan situs lain, sehingga risiko gangguan dan ancaman keamanan berkurang.
  • Kontrol Penuh: Anda memiliki kontrol penuh atas konfigurasi server, termasuk sistem operasi, perangkat keras, dan perangkat lunak.
  • Keandalan: Dengan server sendiri, Anda memiliki uptime yang lebih baik dan dapat mengendalikan beban kerja server Anda.

Kelemahan:

  • Mahal: Dedicated hosting adalah pilihan yang paling mahal karena Anda tidak berbagi biaya perangkat keras, bandwidth, atau listrik dengan situs lain.
  • Memerlukan Pengetahuan Teknis: Untuk memanfaatkan dedicated server sepenuhnya, Anda perlu memahami bagaimana mengelola dan memelihara server.
  • Kurang Elastis: Menaikkan atau menurunkan kapasitas membutuhkan perubahan fisik pada server, yang bisa memakan waktu dan biaya lebih.

Apa perbedaan antara hosting dan serverless ?

Hosting dan Serverless adalah dua solusi teknologi yang berbeda untuk menyediakan layanan website atau aplikasi web.

Hosting adalah layanan di mana Anda menyewa spasi disk pada server yang dimiliki oleh penyedia layanan hosting. Anda harus mengelola dan memantau server sendiri, dan memastikan bahwa server memiliki spesifikasi dan sumber daya yang cukup untuk menjalankan aplikasi Anda.

Serverless, seperti namanya, berarti bahwa Anda tidak perlu mengelola server. Sebuah provider layanan serverless seperti AWS Lambda atau Google Cloud Functions akan menjalankan kode aplikasi Anda dan mengelola infrastruktur di balik layar, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang skalabilitas, performa, atau pemeliharaan server. Anda hanya membayar untuk jumlah eksekusi kode dan sumber daya yang digunakan.

Jadi, dengan kata lain, hosting adalah solusi untuk memiliki dan mengelola server sendiri, sedangkan serverless adalah solusi untuk memanfaatkan infrastruktur provider layanan serverless.

Apa itu nama domain ?

Kalau hosting tempat menyimpannya, bisa digambarkan sebagai tanah/rumah yang kamu punya. Maka nama domain adalah alamat yang tertera. Agar orang tahu lokasi rumahmu.

Tips memilih provider Hosting

Berikut beberapa tips bagaimana cara memilih hosting provider yang tepat

1. Pahami Kebutuhan Anda

Sebelum memilih layanan hosting, pertimbangkan apa kebutuhan spesifik situs Anda. Apakah Anda berencana untuk membangun blog, situs e-commerce, atau aplikasi web? Berapa banyak lalu lintas yang Anda harapkan? Ini akan membantu Anda menentukan jenis hosting (shared, VPS, atau dedicated) serta spesifikasi sumber daya (seperti CPU, RAM, dan penyimpanan) yang Anda butuhkan.

2. Bandingkan Harga

Lihat dan bandingkan harga dari berbagai penyedia layanan hosting. Pastikan Anda mempertimbangkan apa yang termasuk dalam paket tersebut - misalnya, apakah domain atau SSL termasuk? Apa biaya perpanjangannya? Ingatlah bahwa hosting yang murah tidak selalu berarti itu yang terbaik, dan sebaliknya.

3. Pertimbangkan Uptime dan Keandalan

Uptime adalah waktu di mana situs Anda aktif dan dapat diakses oleh pengguna. Anda ingin memilih layanan hosting dengan uptime yang tinggi (idealnya di atas 99.9%). Ulasan pelanggan dan benchmark independen dapat membantu Anda mengevaluasi ini.

4. Periksa Dukungan Pelanggan

Dukungan pelanggan yang responsif dan membantu adalah penting jika Anda mengalami masalah dengan hosting Anda. Periksa apakah penyedia menawarkan dukungan 24/7 dan melalui apa (chat, email, telepon). Ulasan pelanggan dapat memberi gambaran tentang kualitas dukungan pelanggan.

5. Review Fitur Keamanan

Keamanan situs web Anda sangat penting. Pertimbangkan fitur keamanan yang ditawarkan oleh penyedia hosting, seperti proteksi DDoS, firewall, pemindaian malware, dan apakah mereka menawarkan sertifikat SSL gratis.

6. Skalabilitas

Situs web Anda mungkin tumbuh seiring waktu, jadi penting untuk memilih layanan hosting yang dapat menyesuaikan. Apakah mudah untuk meningkatkan paket Anda? Apakah ada biaya untuk upgrade atau downgrade?

7. Kebijakan Pengembalian Dana

Cari tahu apakah penyedia layanan hosting menawarkan garansi pengembalian uang. Ini dapat bermanfaat jika Anda menemukan bahwa layanan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan Anda setelah mencobanya.

8. Cek Reputasi dan Ulasan

Baca ulasan dari pengguna lain tentang penyedia hosting yang Anda pertimbangkan. Ulasan ini dapat memberikan insight tentang kinerja, uptime, dukungan pelanggan, dan keandalan layanan.


Daftar newsletter skodev masukkan emailmu untuk dapat informasi menarik dari dunia koding